logo mahkamah agung website ramah difable
KEGIATAN PENGADILAN NEGERI KUDUS

<

Rapat Internal Reguler Bulan Februari 2019

15 Feb

Kudus - , Jumat 15 Februari 2019, Pengadilan Negeri Kudus Kelas IB kembali menggelar rapat evaluasi internal yang lazimnya diadakan setiap bulan untuk mengukur kinerja dan membahas program - program kerja dan mengatasi masalah atau temuan - temuan yang muncul di masing - masing unit kerja kepaniteraan maupun kesekretariatan hasil audit dari hakim pengawas masing - masing bidang.

Sesuai dengan jadwal penyelenggaraan dimulai tepat pukul 09.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Pengadilan Negeri Kudus Kelas IB. Seperti kebiasaan agenda rapat dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan menyuarakan yel - yel Pengadilan Negeri Kudus Kelas IB, dengan dimoderatori oleh Ibu Sekretaris Sri Setyorini, SH., MM peserta rapat hadir lengkap mulai dari Bapak KPN Rudi Fakhrudin Abbas, SH, yang bertindak selaku pimpinan rapat, Bapak WKPN Singgih W, SH Bapak Panitera Hasan Udi, SH, Ibu Sekretaris Sri Setyorini, SH., MM, para hakim, Cakim para pejabat struktural dan fungsional, para staf pelaksana, dan tenaga Honor.

Bapak KPN mengarahkan salah satunya mengenai jurusita yang kali ini menjadi sorotan para pimpinan Mahkamah Agung khususnya Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum yang sangat concern mengenai pelaksanaan delegasi dan penginputan ke dalam SIPP. Berkenaan dengan hal tersebut Bapak KPN mengingatkan para jurusita agar selalu menginputkan data pelaksanaan delegasi ke dalam SIPP segera setelah selesai menjalankan delegasi tersebut. Hal ini sesuai dengan perintah Dirjen Badilum yang telah memberikan instrument monitoring kepada para Ketua Pengadilan Tinggi untuk langsung memantau kinerja pelaksanaan delegasi di masing - masing wilayah hukumnya.

Dilanjutkan Bapak WKPN langsung bertindak sebagai Pengawas Bidang. Dalam kesempatan ini Bapak WKPN mengevaluasi kinerja perbidang berdasarkan laporan evaluasi tertulis dari para hakim pengawas bidang. Bapak WKPN membahas detil capaian kinerja perbidang seperti pada bagian umum dan keuangan dibahas mengenai capaian realisasi penggunaan DIPA hingga instruksi beliau untuk melakukan penghematan penggunaan Alat Tulis Kantor (ATK). Bapak WKPN juga menginstruksikan soal Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) yang harus segera dikirimkan apabila telah selesai disusun, agar tidak menjadi tunggakan pekerjaan. Hal lain yang menjadi perhatian beliau juga kinerja para pejabat struktural kepaniteraan maupun sekretariat agar lebih bertanggung jawab melaksanakan tugas dan fungsinya sehari - hari.

Disesi akhir rapat yang berlangsung sekitar satu setengah jam ini ditutup oleh moderator dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang peserta rapat.