logo mahkamah agung website ramah difable
KEGIATAN PENGADILAN NEGERI KUDUS

RAPAT DINAS BULAN JUNI 2018 SERTA SOSIALISASI HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN SOSIALISASI SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK (SPPA).

26 Jun

Selasa 26 Juni 2018, bertempat di Ruang Rapat Pengadilan Negeri Kudus kembali digelar acara Rapat Dinas yang diikuti oleh seluruh warga Pengadilan Negeri Kudus. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kudus Ibu Hj. Frida Ariyani, SH, MHum, di lanjutkan dengan penyampaian Laporan Hakim Pengawas Bidang Secara umum tidak ada kendala yang berarti, namun sampai saat ini kepaniteraan Pidana kekurangan personil sehingga menyebabkan staf kepaniteraan Pidana merangkap beberapa tugas.

Ibu Ketua mengingatkan agar bekerja dengan hati-hati, Untuk para Panitera Pengganti mohon perhatikan dalam penulisan tanggal penetapan dan perhitungan lama tahanan dalam Penetapan Tahanan dan Perpanjangan Penahanan. Ketua juga menyampaikan catatan perkara yang telah putus yang belum diminutasi, diingatkan kepada Hakim dan Panitera Pengganti untuk segera melakukan minutasi Monitoring dan evaluasi rutin pada Pengadilan Negeri Kudus dan agar disiplin Pegawai lebih ditingkatkan.

Kemudian SOSIALISASI HUBUNGAN INDUSTRIAL dengan pembicara Bapak Hakim Wijawiyata, SH secara umum dan luas Materi dijelaskan secara singkat padat dan jelas Pada umumnya, setiap perselisihan yang disebutkan di atas dapat diserahkan ke Pengadilan Hubungan Industrial. Namun, sebelum mengangkat kasus ke Pengadilan, terdapat beberapa langkah awal atau solusi alternatif yang harus dilakukan terlebih dahulu, melalui: negosiasi bipartit, mediasi, konsiliasi. Metode lain untuk penyelesaian perselisihan adalah melalui arbitrase yang keputusannya bersifat final dan mengikat.

Sebelum mengakhiri Rapat Dinas Bulanan SOSIALISASI SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK (SPPA) diasmpaikan oleh Bapak Hakim Zefri Mayeldo Harahap, SH, MH yang kurang lebih isi materi nya Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) adalah keseluruhan proses penyelesaian perkara anak yang berhadapan dengan hukum, mulai tahap penyelidikan sampai dengan tahap pembimbingan setelah menjalani pidana.

Demikian kurang lebih Berita web Rapat dinas Pengadilan Negeri Kudus disampaikan